Eksekusi Penghitungan Aset Pengadilan Negeri Batam Gagal Dilakukan, Ini Penyebanya

- Selasa, 17 Januari 2023 | 18:38 WIB
Eksekusi Penghitungan Aset Pengadilan Negeri Batam Gagal Dilakukan, Ini Penyebanya
Eksekusi Penghitungan Aset Pengadilan Negeri Batam Gagal Dilakukan, Ini Penyebanya

Inidata.id - Putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor: 114/Pdt.G/2020/PN.Btm jo.Penetapan Nomor: 64/Pdt.Eks/2021/PN.BTM. Perkara ini sudah berkekuatan hukum tetap (Inkracht) dan dalam putusan tersebut menyatakan bahwa, Dorkas Lomi Nori harus membayar sebesar Rp250 juta.

Karena sudah berkekuatan hukum tetap dan belum dibayarkan oleh Dorkas Lomi Nori, pihak Hartono memohon sita jaminan kepada Pengadilan Negeri Batam. Hal ini pun dikabulkan dan sudah dilaksanakan sita jaminan. Selanjutnya, sebelum dilakukan lelang harus ada appraisal.

"Sudah dua kali juru sita untuk melakukan appraisal namun dihalangi terus oleh Dorkas Lomi Nori," kata Titin, Tim Kuasa Hukum dari Hartono hari ini.

Baca Juga: Pedagang Buah Ngalap Barokah Sawangan Bersholawat: Niat Ikut Mendengar Pengajian

Saat akan dilakukan appraisal atau penilaian oleh juru sita sempat terjadi perdebatan antara Dorkas Lomi Nori dengan salah seorang Tim Kuasa Hukum Hartono. Dorkas menyebut dan menuduh pihak Hartono menyogok pengadilan untuk perkara ini. Namun dengan tegas Tim Kuasa Hukum Hartono mengatakan bahwa tuduhan Dorkas adalah fitnah.

"Kamu jangan fitnah, jika memang punya uang, bayar sekarang jangan banyak ngomong saja," ujar Tim Kuasa Hukum Hartono, Titin, di lokasi Ruko Central Sukajadi Batam Center, Batam, Kepulauan Riau Selasa (17/1/2023).

Titin menyayangkan adanya sikap dari Dorkas yang menghalangi juru sita dari pengadilan melakukan appraisal.

"Kita sangat menyayangkan perlawanan yang dilakukan oleh Dorkas, padahal perkara ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap," kata Titin.

Menurut Titin, langkah yang ia ambil untuk melakukan appraisal (Perhitung) sudah sah di mata hukum dan sesuai dengan prosedur. Ulah Dorkas menghalangi itu kata dia, bertentangan dengan hukum atau melanggar hukum.

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X