• Sabtu, 28 Mei 2022

Empat Keuntungan dari Televisi Analog Beralih ke Televisi Digital Menurut Kominfo

- Jumat, 8 April 2022 | 19:24 WIB
Siaran televisi analog adalah siaran televisi yang menggunakan variasi voltase dan frekuensi dari sinyal.
Siaran televisi analog adalah siaran televisi yang menggunakan variasi voltase dan frekuensi dari sinyal.

Inidata.id - Staf Khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan pemerintah pusat memutuskan untuk peralihan dari televisi analog ke televisi digital ini bertujuan untuk membebaskan ruang frekuensi yang banyak terpakai oleh siaran televisi analog.

Dia bilang, televisi analog sangat boros frekuensi sehingga tersisa sedikit saja frekuensi yang tersisa untuk pengembangan teknologi internet generasi kelima atau 5G.

Sementara Indonesia sangat mendesak peningkatan teknologi digital untuk seluruh wilayah sebagaimana yang telah dicapai negara-negara luar.

Baca Juga: Mulai 30 April 2022 Siaran Televisi Analog di Kepri Akan Dihentikan, Ini Alasannya 

"Kita tidak bisa dengan cepat melakukan peningkatan teknologi digital karena frekuensi sudah habis terpakai oleh televisi analog. Televisi analog  memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 MHz. Apabila beralih ke televisi digital  maka frekuensi yang dibutuhkan hanya 176 MHz. Sehingga sisanya bisa digunakan untuk teknologi digital lainnya," kata Niken. 

Niken menyebutkan ada empat keuntungan beralih ke televisi digital, yakni gratis tidak ada pungutan iuran, mendapat gambar yang jernih, mendapatkan beragam fitur tambahan, tidak memerlukan parabola atau frekuensi radio.

"Cukup dengan antena UHF ditambah STB maka televisi digital sudah bisa dinikmati," kata dia saat dialog sosialisasi peralihan televisi analog ke televisi digital yang ditayangkan secara langsung pada siaran Digital Indonesia, Kemenkominfo TV dan YouTube  bersama staff khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri Henky Mohari, Kamis (8/4/2022) di Gedung LAM (Lembaga Adat Melayu) Batam, Kepualauan Riau.  

Sosialisasi

Sedang untuk kesiapan penyiaran lokal di Kepri,  Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri Henky Mohari menyebutkan sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu, bersiaran secara analog dan digital sekaligus. 

Halaman:

Editor: Fatul Birri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Cinta

Minggu, 17 April 2022 | 01:09 WIB
X