• Jumat, 8 Juli 2022

Taktik KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan Benih Bening Lobster Ilegal di Batam

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:08 WIB
Dalam operasi tersebut, TNI AL menyita benih bening lobster yang ditaksir bernilai Rp46 miliar rupiah. (Inidata.id)
Dalam operasi tersebut, TNI AL menyita benih bening lobster yang ditaksir bernilai Rp46 miliar rupiah. (Inidata.id)

Inidata.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan TNI Angkatan Laut dalam menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL) ilegal di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam operasi tersebut, TNI AL menyita benih bening lobster yang ditaksir bernilai Rp46 miliar rupiah yang kemudian penanganan benih bening lobster lebih lanjut diserahkan kepada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) KKP.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin menyampaikan apresiasinya atas sinergi KKP dan TNI AL dalam menggagalkan aksi penyelundupan 95 kotak boks sterofoam berisi benih bening lobster.

Baca Juga: Protes Pelaku Usaha Soal Penerapan Sanksi, KKP: Iklim Usaha Kondusif

Adin pun telah menginstruksikan kepala Pangkalan PSDKP Batam untuk mengoordinasikan penanganan lebih lanjut terhadap benih bening lobster yang berhasil diselamatkan.

benih bening lobster yang diamankan telah diserahkan kepada Pangkalan PSDKP Batam. Selanjutnya dilaksanakan proses pelepasliaran di habitatnya di laut dengan didukung oleh Kapal Pengawas Hiu 03,” kata Adin.

Dia menjelaskan bahwa dari 95 kotak boks sterofoam berisi benih bening lobster yang diserahkan TNI AL kepada Pangkalan PSDKP Batam tersebut, diketahui berisi 466.600 jenis lobster Pasir dan 785 jenis lobster Mutiara.

Adapun nilainya ditaksir mencapai Rp46 miliar. Adapun pelepasliaran benih bening lobster tersebut dilaksanakan di wilayah perairan Pulau Galang Baru, Batam, Kepulauan Riau pada hari itu juga.

“Setelah menerima penyerahan benih bening lobster tersebut, tim kami yang dibantu oleh unit kerja teknis terkait lainnya di KKP yaitu Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL Batam) dan BKIPM segera melakukan pencacahan dan mencatat jumlah BBL secara keseluruhan, selanjutnya segera dilepasliarkan di wilayah perairan Pulau Galang Baru untuk menjamin kelangsungan hidup dari BBL tersebut,” katanya.

Halaman:

Editor: Maryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi: Berharap Tetap

Minggu, 3 Juli 2022 | 21:17 WIB

Puisi: Hanya Bayang

Minggu, 3 Juli 2022 | 21:09 WIB

Investasi Hidroponik: Tak Mati Diterjang Pandemi

Jumat, 17 Juni 2022 | 14:46 WIB

Puisi: Cinta

Minggu, 17 April 2022 | 01:09 WIB
X