• Minggu, 29 Mei 2022

Sambut Wisman Perdana di Bintan Dengan Skema Travel Bubble

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 04:32 WIB

 

 

inidata.id - Dengan ditetapkannya Batam dan Bintan sebagai Pilot Project Skema Travel Bubble wisatawan dari Singapura, dalam sepekan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dua kali menyambut langsung wisatawan dengan pelayaran perdana dari Tanah Merah Ferry Terminal Singapura. Masing-masing di Nongsapura Batam dan Lagoi Bintan. 

Sebelumnya pada Rabu, (23/2) yang lalu Gubernur Ansar menyambut wisatawan perdana ke Batam dengan skema tersebut di Nongsapura Seaport Batam, lalu Jumat, (25/2) Gubernur Ansar kembali menyambut wisatawan perdana ke Bintan secara langsung di Bandar Bintan Telani (BBT) Seaport, Lagoi. 

Sebanyak 35 orang wisatawan perdana asal Singapura tiba di BBT sekitar pukul 11.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

Para wisatawan tersebut langsung diarahkan untuk cek suhu, kemudian melakukan check in pada aplikasi PeduliLindungi, mengambil bluepass, lalu menuju ke swab station untuk diambil sampel PCR. Setelah itu baru   diantar menuju hotel untuk dikarantina sampai hasil tes PCR keluar. 

Pemerintah pusat pun serius dalam memonitor dan sebagai bahan evaluasi travel bubble ini. Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan Kemenko Perekonomian RI Kartika Listriana hadir langsung memantau kegiatan tersebut untuk dilaporkan ke Menko Perekonomian Airlangga Hartanto. Tidak hanya itu, Duta Besar RI untuk Singapura Suryopratomo bersama 5 orang jajaran KBRI Singapura juga ikut bersama rombongan wisman dari Singapura. 

Pada penjemputan tersebut Gubernur Ansar didampingi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Bupati Bintan Roby Kurniawan, Asisten II Setdaprov Kepri Syamsul Bahrum, Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang Agus Jamaludin, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Jubir Satgas Covid19 Kepri Tjetjep Yudiana, GM Bintan Resort Cakrawala Abdul Wahab, dan Kepala OPD Pemprov Kepri. 

Gubernur Ansar berharap, pilot project travel bubble ini sebagai langkah awal dapat sukses dilaksanakan. Tujuannya agar  kelemahan-kelemahan yang ada dapat dievaluasi. 

"Evaluasi akan terus dilakukan berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian. Kalau sebulan berjalan baik dan omicron dapat dijaga, saya kira sudah saatnya membuka travel menyeluruh di Kepri," kata Gubernur Ansar. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X